Kunjungan Industri Analisis Kimia POLBAN 2013


1601370_10202765958097743_6269008156122661866_n

Kunjungan Industri (KI) adalah salah satu program dari manajemen untuk mahasiswa Polban, yang bertujuan untuk memperkenalkan dunia industri kepada mahasiswa tingkat pertama. Setiap program studi yang berada di bawah naungan Politeknik Negeri Bandung melaksanakan kegiatan ini, termasuk program studi D3-Analisis Kimia 2013.

Pada tanggal 18 Agustus 2014, mahasiswa Analisis Kimia 2013 mengunjungi PT. Kalbe Farma yang berada di kawasan industri Cikarang, Bekasi Barat. Perusahaan ini bergerak di bidang farmasi dengan memproduksi berbagai produk, seperti Promaag, Entrostop dan sebagainya.

Acara kunjungan industri ini dimulai dengan pemutaran video tentang profil perusahaan PT. Kalbe Farma. Setelah itu, mahasiswa dijaak berkeliling ke beberapa bagian di perusahaan tersebut, seperti bagian produksi, Quality Control (QC), Quality Assurance (QA) dan bagian Reasearch And Development (RnD). Di bagian produksi mahasiswa dapat mengetahui tahapan sebuah produk dari mulai bahan mentah sampai menjadi produk jadi yang telah dikemas dan siap di pasarkan. Di bagian QC/QA mahasiswa dapat mengetahui cara menganalisis untuk mengetahui kelayakan dari sebuah produk sebelum dipasarkan. Sedangkan di bagian RnD dapat melakukan penelitian dan pengembangan untuk menciptakan inovasi produk-produk baru sesuai perkembangan zaman.

Kegiatan Kunjungan Industri ini dirasakan sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Banyak ilmu yang didapatkan dari kegiatan ini, terutama pengetahuan baru tentang suasana bekerja dalam suatu industri. Selain itu, mahasiswa juga mengetahui lebih dalam tentang peluang kerja lulusan D3 Analis Kimia dalam suatu industri.

(Citra)

Tradisi Penyambutan Maba” Analis Kimia 2014″


capture-20140921-190126

Penyambutan MaBa (Mahasiswa Baru) adalah momen yang sangat penting untuk rekruitment awal anggota. Kegiatan penyambutan maba ini merupakan program kerja divisi PSDM Himpunan Mahasiswa Analis Kimia itu sendiri yang dilakukan setiap tahunnya menjelang tahun ajaran baru. Pada tahun ajaran sekarang himka menyambut para mahasiswa baru 2014 yang masuk melalui jalur PMDK dan SMB. Penyambutan maba ini dilakukan terpisah untuk jalur PMDK dan SMB. Dimana, untuk jalur PMDK dilaksanakan lebih awal jalur SMByang dilaksanakan pada tanggal 4-5 Agustus 2014.
Kegiatan yang dilakukan himka pada penyambutan maba 2014 yaitu photo bersama dengan maba dan pengisian tes timoni. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan mereka akan adanya himka di Polban (Politeknik Negeri Bandung). Sehingga mereka tau bahwa mereka mempunyai himpunan/keluarga. Dan diharapkan dengan penyambutan maba ini para calon anggota himka mampu menjadi anggota yang dapat mencintai himpunannya dan membawa himka menjadi himka yang lebih baik lagi.
Selamat Datang Maba 2014 Di Himpunan Mahasiswa Analis Kimia Politeknik Bandung! 

(Fuzya)

Wisuda HIMKA 2011


capture-20140921-185413

Sabtu, 6 September 2014 kemarin merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh mahasiswa Analis Kimia 2011 Politeknik Negeri Bandung. Hari tersebut merupakan hari bersejarah, karena secara resmi kakak-kakak analis kimia 2011 menyandang gelar A. Md. Setelah melewati tiga tahun masa belajar sebagai mahasiswa program studi analis kimia, sekarang saatnya mereka mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat di masyarakat.
Sebagai simbol untuk melepas para wisudawan/ti, jurusan teknik kimia mengadakan acara jurusan yang dikhususkan untuk wisudawan/ti jurusan teknik kimia yang diadakan di GKB lt.3. Acara pelepasan ini diselenggarakan setelah acara inti di pendopo selesai. Saat menuju acara jurusan, para wisudawan/ti Analis Kimia 2011 dijemput oleh HIMKA.
Pada acara jurusan, sambutan pertama dari ketua jurusan teknik kimia, bapak Ir. Dwi Nirwantoro Nur, MT. yang diikuti dengan acara pelepasan wisudawan/ti yang disimbolkan dengan pelepasan burung merpati. Selanjutnya ada penyerahan penghargaan secara simbolis kepada mahasiswa yang memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) tertinggi pada setiap program studi di jurusan teknik kimia. Setelah itu, ada pesan kesan dari perwakilan wisudawan/ti dari setiap program studi, untuk program studi D III – Analis Kimia sendiri diwakilkan oleh Aulia Tulananda. Acara diakhiri dengan penyampaian pesan kesan dari perwakilan orang tua wisudawan yang diwakilkan oleh orang tua dari Nevy Puspitasari (wisudawati dengan IPK tertinggi pada program studi D III – Analis Kimia).
Selamat Atas Kelulusannya Kakak-kakak Analis Kimia 2011! Selalu harumkan nama pribadi, keluarga, dan almamater!

(Dini)

Apa Yang Paling Ringan di Dunia Kita?


jangan_lupa_sholat

Apa Yang Paling Ringan di Dunia Kita Ini Menurut Anda ?

Murid 1 = ” Kapas”
Murid 2 = ” Angin “
Murid 3 = ” Debu “
Murid 4 = ” Daun-daun”

Imam Ghazali = ” Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat “

Ingatlah Sudara/I Bahwasanya Yang Paling Ringan di Dunia adalah MENINGGALKAN SHOLAT.

Diposkan oleh ryory tenryu kazuya

Sumber: http://situsislami.kazuya.us/2014/04/apa-yang-paling-ringan-di-dunia-kita-ini.html

#Divisi-Pendidikan-Rohani-HIMKA-POLBAN#

Virus Ebola


KOMPAS.com — Virus ebola kembali menjadi fokus utama dunia setelah 932 orang di Sierra Leone, Guinea, Liberia, dan Nigeria meninggal sejak Maret.

Mari mengenal lebih jauh mengenai virus tersebut.

Berapa banyak orang yang terkena virus ebola?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 1.600 orang di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone telah terinfeksi virus ebola. Ini merupakan wabah terbesar sepanjang sejarah. Lebih dari setengahnya telah meninggal. Dua pekerja kemanusiaan asal Amerika Serikat terinfeksi ebola ketika bekerja di Afrika Barat. Saat ini, keduanya telah mendapatkan penanganan di Atlanta, AS.

capture-20140911-073603

Infografis Ebola (I)

Seberapa menularkah virus itu?

Anda tidak serta-merta tertular ebola ketika berdekatan dengan seseorang yang terinfeksi. Ebola tidak seperti virus influenza ataupun Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Seseorang terinfeksi virus ebola melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita. Hal ini terjadi ketika cairan tubuh seperti muntah atau darah penderita mengenai mata, hidung, atau mulut orang lain.

Pada kasus kali ini, orang-orang yang terinfeksi adalah mereka yang merawat saudaranya yang terinfeksi, atau menyiapkan jenazah yang akan dikebumikan.

Orang-orang yang bekerja di bidang kesehatan berisiko tinggi tertular, utamanya mereka yang tidak terlatih atau tidak dilengkapi perlengkapan yang wajar.

Virus ebola dapat bertahan hidup di permukaan benda. Maka dari itu, benda apa pun yang terkontaminasi dengan cairan tubuh penderita, seperti sarung tangan karet ataupun jarum suntik, dapat menjadi media penularan virus tersebut.

Mengapa wabah ebola sulit ditangani?

Di beberapa daerah di Afrika Selatan, ada kepercayaan bahwa ketika seseorang menyebut kata “ebola” dengan keras, maka seketika itu juga virus tersebut muncul. Kepercayaan ini menyebabkan para dokter, seperti Doctors Without Borders, sulit memeranginya.

Bahkan, sebagian anggota masyarakat menyalahkan dokter sebagai pihak yang menyebarkan virus. Mereka yang terinfeksi memilih pergi ke dukun untuk mendapatkan pengobatan.

Sikap skeptis mereka bukan tanpa sebab. Pada masa lalu, pekerja rumah sakit yang tidak berhati-hati malah menjadi agen penyebaran virus tersebut.

Bagaimana penyakit ini berkembang?

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat, umumnya gejala muncul sekitar delapan hingga 10 hari setelah seseorang terpapar virus.

Gejala awalnya adalah pusing, demam, dan nyeri. Terkadang muncul ruam-ruam di tubuh penderita. Hal ini diikuti dengan diare dan muntah-muntah.

Kemudian, berdasarkan lebih dari 50 persen kasus yang ada, virus ebola menyerang secara mengerikan. Penderita mengalami muntah darah atau kencing darah. Selain itu, keluar darah dari kulit, mata, atau mulut penderita. Namun, bukan ini yang menyebabkan penderita meninggal, melainkan ketika pembuluh darah di dalam tubuh mengeluarkan cairan. Hal ini menyebabkan tekanan darah menurun secara tajam sehingga hati, ginjal, jantung, dan organ lainnya berhenti bekerja.

Bagaimana pengobatan penyakit ini?

Saat ini, belum ada vaksin atau obat untuk ebola. Ketika wabah sebelumnya terjadi, sebanyak 60-90 persen penderita meninggal. Sejauh ini, hal yang dilakukan dokter adalah merawat penderita, menggunakan cairan dan obat-obatan untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Para dokter juga memberikan pengobatan lainnya ketika infeksi ini menyerang tubuh pasien yang semakin lemah. Sebagian kecil orang ternyata memiliki imunitas terhadap virus ebola.

Dari mana virus ini berasal?

Pertama kali, ebola ditemukan pada 1976. Awalnya, virus ini diduga berasal dari gorila. Wabah ebola terhadap manusia terjadi ketika mereka memakan daging gorila. Namun, teori ini dibantah para ilmuwan. Pasalnya, jika hal ini benar, maka seharusnya lebih banyak kera yang terinfeksi dan kemudian mati ketimbang manusia.

Para ilmuwan percaya bahwa kelelawar adalah penyebar virus ini. Kesimpulan ini berdasarkan studi yang dipublikasikan oleh Emerging Infectious Diseases. Lembaga ini melakukan penelitian terhadap 276 kelelawar yang ditangkap di empat daerah di Banglades.

Penularan terjadi ketika kera dan manusia memakan makanan yang telah terkena air liur kelelawar. Bisa juga, kera atau manusia menyentuh benda-benda yang telah terkena air liur atau kelelawar, dan kemudian menyentuh mata dan mulut sendiri.

Wabah kali ini diduga bermula dari sebuah desa di dekat Gueckedou, Guinea, di mana berburu kelelawar adalah hal yang lumrah, menurut Doctors Without Borders.

Penulis : Hindra Liauw
Editor : Hindra Liauw
Sumber : The New York Times

 

#Pendidikan dan Rohani